Blog

Apa perbedaan antara minyak kelapa dan minyak MCT?

Minyak kelapa dan minyak MCT terkait erat tetapi juga sangat berbeda. Cukup masukkan: minyak kelapa adalah minyak tanaman alami, sementara minyak MCT biasanya dimurnikan dari minyak kelapa (atau minyak kernel sawit), hanya mengandung porsi tertentu minyak.

Di bawah ini adalah perbandingan rinci dan penjelasan:

Minyak kelapa

Sumber dan komposisi:

Minyak alami yang diperoleh oleh penekan dingin atau ekstraksi dari daging kelapa. Camputran dengan komposisi yang sangat kaya.

Komposisi asam lemak utama:

Trigliserida rantai Medium: sekitar 54% "-62%", tetapi konten benar-benar "efisiensi tinggi" MCTs (C8 dan C10) tidak tinggi.

Asam Lauryl: sekitar 45% "-52%", komponen yang paling banyak dari minyak kelapa. Secara kimia, termasuk dalam kategori asam lemak rantai menengah, tetapi jalur metabolisme lebih seperti asam lemak rantai panjang, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengubahnya menjadi tubuh keton.

Asam Kapri: sekitar 6% "-7%".

Asam Kapri: sekitar 5% "-9%".

Rantai panjang trigliserida: sekitar 40% ", seperti asam oleat dan asam linoleat.

Karakteristik:

Bentuk alami: mempertahankan rasa kelapa dan beberapa nutrisi alami (seperti Vitamin E, polifenol, dll.).

Titik asap sedang: ekstra virginMinyak kelapaMemiliki titik asap sekitar 177°C, cocok untuk memasak sedang hingga suhu tinggi.

Kondisi suhu ruangan: memperkuat menjadi solid putih di bawah 24°C.

Penggunaan utama: 

Memasak, memanggang, perawatan kulit, perawatan rambut, dll.

Minyak MCT

Sumber dan komposisi:

Diekstrak dari minyak kelapa atau minyak kernel sawit melalui proses distilasi fraksional, hanya mengandung asam lemak rantai menengah murni.

Komposisi asam lemak utama:

Hanya berisi 100% MCT, biasanya campuran asam kaprilik dan Kapri.

Jenis umum:

C8: asam kaprilik-dianggap tercepat dan terpadu dalam hal konversi energi, dengan cepat memproduksi keton, potensial menghasilkan ketidaknyamanan gastrointestinal yang lebih rendah.

C10: asam Kapri-juga mengubah energi dengan cepat, tapi sedikit lebih lambat dari C8.

Tipe Campuran: campuran C8 dan C10, jenis minyak MCT yang paling umum di pasaran. C12: asam Lauric-karena properti metabolisme, kualitas tinggiMinyak MCTBiasanya mengandung sedikit atau tidak asam lauric.

Karakteristik:

Tidak berwarna dan tidak berbau: sangat halus, tanpa rasa kelapa.

Sangat diserap: molekul-molekul kecil memungkinkan untuk penyerapan langsung tanpa enzim empedu atau hormon. Ini memasuki hati melalui pembuluh portal dan dengan cepat dimasukin ke tubuh keton untuk energi, tanpa disimpan sebagai lemak.

Cairan bening: cairan pada suhu ruangan dan tidak menenangkan pada suhu rendah.

Titik asap yang sangat rendah: umumnya tidak digunakan untuk memasak di suhu tinggi; Lebih cocok untuk konsumsi langsung, menambahkan minuman panas atau dingin, atau menggerimis makanan.

Penggunaan utama:

Peningkatan energi cepat, dukungan diet keogenik, dukungan fungsi kognitif, nutrisi olahraga, ditambahkan untuk kopi/smoothie.

Ringkasan perbedaan kunci

Karakteristik

Minyak kelapa

Minyak MCT

Esensi

Minyak spektrum penuh alami

Artificially refined oil

Bahan

Sekitar 60% MCT (terutama asam lauric) + asam lemak rantai panjang

100% MCT (terutama C8/C10)

Negara Bagian

Stabilisasi pada suhu rendah

Always remains liquid

Rasa

Rich coconut flavor

Easily odorless

Metabolic Rate

Slower cooking time (due to lauric acid and long-chain fatty acids)

Extremely fast (C8/C10 provides direct energy)

Ketone Formation

Mild and slow-cooking

Intense and rapid

Cooking Uses

Suitable for medium to high temperature cooking

Not suitable for high-temperature cooking (low smoke point)

Price

Relatively inexpensive

Relatively expensive

How to Choose?

Choose coconut oil if you: value natural ingredients, enjoy the coconut flavor, primarily use it for daily cooking and baking, or desire other natural components besides MCT, and do not prioritize the fastest energy metabolism.

Choose MCT oil if you are: on a strict ketogenic diet and need a rapid increase in blood ketone levels; want a quick boost of mental/physical energy; want to add it to coffee or beverages without affecting flavor; or have difficulty digesting long-chain fats.

Important Note: Whether using coconut oil or MCT oil, start with small amounts to allow your body to adjust. Avoid consuming too much at once, which can cause diarrhea or gastrointestinal upset. For first-time users, it is recommended to start with 5 ml (about one teaspoon).

organic coconut 配图(1)