Apa itu asam machidate (ARA)?
Asam arachidonik, sering dipadukan dengan ARA atau AA, adalah asam lemak polytak berawak Omega-6 rantai panjang. Ini memainkan peran penting dalam tubuh manusia.
Struktur kimia: asam lemak yang mengandung 20 atom karbon dan 4 ikatan ganda, dan mengapa kadang-kadang penopang sebagai 20:4(n-6)".
Sumber: sintesis tubuh: tubuh manusia dapat synthesize ARA dari asam lemak Omega-6 umum lainnya—Asam linoleic (ditemukan dalam minyak sayuran seperti minyak jagung, minyak kedelai, danMinyak bunga matahari), Tapi proses ini tidak efisien.
Sumber diet: memperoleh secara langsung dari makanan adalah cara yang paling efisien. Secara alami ditemukan dalam makanan hewan, seperti: daging (terutama daging merah)
Unggas
Telur (terutama kuning telur)
Ikan (terutama viscera ikan berminyak)
Secara khusus, ARA juga secara alami hadir dalam susu payudara, sumber penting ARA untuk bayi.

Mengapa ini begitu penting?
Pentingnya ARA tidak dapat diabaikan, karena itu adalah komponen kunci dari membran sel dan prapensor terhadap serangkaian molekul penanda yang ampuh—Senyawa seperti asam eicosanoic. Molekul-molekul ini mempengaruhi hampir setiap proses fisiologis dalam tubuh.
Berikut adalah beberapaARAPeran paling penting:
1. Pengembangan sistem saraf dan otak bayi
Ini adalah peran yang paling terkenal dan penting bagi ARA.
Struktur otak: ARA adalah komponen utama fosfolipid dalam jaringan otak dan saraf, penting untuk membangun membran sel otak dan koneksi saraf.
Pengembangan visi: sangat terkonsentrasi dalam retina (bagian sensitif cahaya dari mata), ini memainkan peran kunci dalam perkembangan normal visi bayi.
Susu dan Formula payudara: Karena pentingnya, formula bayi modern sengaja diperkaya dengan ARA untuk meniru komposisi ASI dan mendukung perkembangan kognitif dan visual yang optimal pada bayi.
2. Regulator inti peradangan dan respons imun
ARA sering berhubungan dengan inflamasi, tapi ini perlu dibaca dengan benar. Ini adalah pedang bermata-dua, perlu bagi tubuh untuk menanggapi cedera dan infeksi.
Memulai peradangan: Ketika tisu rusak atau pertemuan diagnosa, ARA dikeluarkan dari membran sel dan dikonversi menjadi berbagai eicosanoid (seperti prostinstandins, leukotriens, dan tromboxanes) dengan enzim (seperti cyclooksigenase dan lipoxygenase).
Efek positif: molekul-molekul ini akan:
Merekrut sel imun untuk situs infeksi atau cedera.
Meningkatkan permeabilitas vaskular, memudahkan sel imun untuk memasuki tisu.
Memulai demam, mekanisme pertahanan terhadap infeksi.
Meningkatkan pembekuan darah untuk mencegah kehilangan darah yang berlebihan.
Masalah: masalah terjadi ketika respons inflamasi ini menjadi tidak terkendali, berlebihan, atau (seperti arthritis, asma, dan penyakit diri tertentu). Maka dari itu, kuncinya seimbang, tidak hilang dari ARA.
3. Suhu membran sel dan transduser sinyal
Sebagai komponen struktural dari membran sel, ARA membantu menjaga kecepatan membran sel. Fluor ini sangat penting untuk:
Komunikasi antar seluler.
Mengikat hormon ke pembuluh.
Transportasi nutrisi.
4. Pertumbuhan otot dan perbaikan
ARA percaya untuk mempromosikan anabolisme dalam otot kerangka (pertumbuhan otot). Ini melakukan ini melalui produksi prostaglandins:
Meningkatkan sensitivitas terhadap pertumbuhan otot.
Mengatur respons inflamasi lokal, membantu memperbaiki kerusakan mikro pada serat otot yang disebabkan oleh latihan.
5. Fungsi penting lainnya
Melindungi saluran Gastrointestinal: prostaglandins yang turunan ARA membantu meningkatkan sekresi lambung mukosa, melindungi lapisan perut dari asam perut.
Sistem reproduksi: prostaglandins yang berasal dari ARA terlibat dalam proses reproduksi seperti ovulasi dan persalinan.
Keseimbangan adalah kunci: hubungan antara ARA dan Omega-3
ARA adalah asam lemak Omega-6, dan fungsinya terkait erat dengan dan bertentangan dengan asam lemak Omega-3 (seperti EPA dan DHA, umumnya ditemukan dalam minyak ikan).
Hubungan kompetitif: asam lemak Omega-6 dan Omega-3 divalidasi menggunakan enzim yang sama dalam tubuh. Asupan Omega-6 yang berlebihan dapat "kerumunan" Omega-3, menyebabkan produksi asam seperti asam eosianoat yang lebih inflamasi.
Masalah diet Modern: diet Barat yang khas mengandung intake yang sangat tinggi dari asam lemak Omega-6 (dari makanan yang diproses dan minyak sayuran) daripada Omega-3, menyebabkan pengurangan parah dalam rasio Omega-6 hingga Omega-3 (potensial setinggi 10:1 atau bahkan 20:1, sementara Rasio ideal sekitar 4:1 atau lebih rendah). Imbalance ini mempertimbangkan salah satu alasan untuk terjadinya penyakit inflamasi kronis yang tinggi dalam masyarakat modern.
Ringkasan:
Asam aridonik (ARA)Adalah asam lemak Omega-6 penting yang:
Sebuah batu utama perkembangan bayi: sangat diperlukan untuk perkembangan otak, saraf, dan visi.
Regulator aktivitas vital: sebagai prapensor terhadap asam eicanoic, maka secara tepat mengatur proses fisiologis inti seperti peradangan, kekebalan, dan pembekuan darah.
